Minggu, 19 April 2020

BELA NEGARA MELAWAN COVID-19


BELA NEGARA MELAWAN COVID-19


Oleh : I Ketut Andika Pradnyana



Pemerintah Indonesia telah menyatakan wabah virus corona atau Covid-19 sebagai bencana nasional. Maka, harus ada upaya gotong royong, sinergi sumber daya dan strategi dari semua komponen bangsa menghadapi rasa cemas yang dirasakan masyarakat Indonesia. Apalagi, dari hari ke hari, jumlah kasus positif Covid-19 terus meningkat signifikan. Catatan ini telah menimbulkan kepanikan dan silang pendapat yang ditimbulkan di luar konteks penanganan virus itu sendiri, bahkan menjadi komoditas politik dan ekonomi.
Melihat kasus ini, pemerintah tengah berusaha cukup keras untuk mencegah penyebaran virus yang meluas. Jumlah korban yang terinfeksi semakin hari pun semakin bertambah, dan beberapa diantaranya telah meninggal dunia. Pemerintah saat ini terus memberikan arahan-arahan terhadap masyarakat nya untuk menghindari area keramaian supaya mengurangi jumlah kenaikan korban yang tertular virus ini. Kemudian dari sisi masyarakat sendiri, mendengar adanya kemunculan virus corona secara tidak terduga membuat mereka memiliki reaksi tersendiri akan adanya keberadaan virus ini. Sebagian besar masyarakat melihat virus ini seakan menjadi sebuah ancaman yang cukup serius, dan sebagian kecil menganggap kemunculan virus corona sebagai sesuatu yang tidak menakutkan. Diawal kemunculan virus ini, sangat sedikit sekali orang yang memiliki rasa kepedulian terhadap korban terinfeksi. Di saat mereka tengah berjuang untuk bertahan melawan virus tersebut, beberapa berita hoaks kemudian bermunculan dengan memberikan justifikasi terhadap korban yang terinfeksi. Masyarakat kemudian banyak memberikan respon-respon yang negatif terhadap apa yang terjadi pada mereka. 


Kemudian, kepanikan yang terjadi dimasyarakat menyebabkan mereka seketika bertindak lebay. Masyarakat yang tidak ingin mengalami wabah tersebut mencoba berbagai cara untuk tidak terinfeksi. Hal yang paling menjengkelkan adalah adanya pemberitaan penolakan pemakaman jenazah, penolakan karantina PMI (Pekerja Migran Indonesia) diberbagai tempat, dan lain sebagainya. Tentu hal itu adalah tindakan berlebihan yang dilakukan oleh oknum masyarakat. Mari hilangkan pertikaian, politisasi, dan saling nyinyir. Perang melawan virus corona adalah arena perjuangan kemanusiaan, bukan arena politik maupun ekonomi. Kita kecam oknum dari unsur mana pun yang menjadikan bencana Covid-19 sebagai komoditas politik maupun komoditas ekonomi, seperti yang dilakukan oleh oknum yang tidak memiliki empati kemanusiaan dengan memanfaatkan kepanikan masyarakat.
Mari belajar dari China dan Italia dalam perang melawan Covid-19. Ketika dihantam badai Covid-19, masyarakat China saling menguatkan patuh pada instruksi pihak otoritas. Dan, setelah berhasil melokalisasi virus corona, masyarakat China khususnya Wuhan memberi penghormatan yang tulus kepada tenaga medis, petugas keamanan dan para relawan yang telah berjuang bersama dalam melawan virus corona. Mereka memberikan bermacam-macam hadiah dengan tulus. Begitu juga seperti Italia. Masyarakat Italia berusaha saling menguatkan dengan pemerintahnya sekaligus memberikan pesan pada dunia bahwa "Kami bersama pemerintah melawan virus corona". Kita harus memandang virus ini sebagai musuh bersama yang harus dihadapi bersama-sama. Saat ini tidak perlu saling hujat karena hal tersebut tidak ada manfaatnya dan hanya buang energi, imunitas tubuh pun berkurang. Saat ini adalah momentum kita sebagai warga negara yang memiliki kemampuan kesehatan fisik, pengetahuan, dan keterampilan untuk menjadi relawan kemanusiaan. Ini merupakan wujud aksi bela negara, minimal di lingkungannya masing-masing. Marilah bersatu-padu bersama pemerintah untuk saling memberikan semangat dan membantu memutus mata rantai penyebaran virus, khususnya pada kelompok rentan, seperti lansia, balita, wanita hamil, dan penderita penyakit bawaan. Kita harus percaya bahwa bencana Covid-19 akan mudah diatasi jika kita memiliki rasa empati, kesadaran, jiwa gotong royong dalam kebersamaan, saling memberi dukungan dan mau bergerak secara kolaboratif dengan pihak-pihak terkait. Dengan hal tersebut, kita menjadi teladan bagi orang lain untuk melakukan hal positif.

Sumber:
https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/27/194523965/saling-menguatkan-menghadapi-covid-19?page=all

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengajar Mahasiswa S1 Kebidanan

I explain about website and the use of website as personal branding doc. Andika Pradnyana (2025)