BELA NEGARA MELAWAN COVID-19
Oleh
: I Ketut Andika Pradnyana
Pemerintah
Indonesia telah menyatakan wabah virus corona atau Covid-19 sebagai bencana
nasional. Maka, harus ada upaya gotong royong, sinergi sumber daya dan strategi
dari semua komponen bangsa menghadapi rasa cemas yang dirasakan masyarakat Indonesia.
Apalagi, dari hari ke hari, jumlah kasus positif Covid-19 terus meningkat
signifikan. Catatan ini telah menimbulkan kepanikan dan silang pendapat yang
ditimbulkan di luar konteks penanganan virus itu sendiri, bahkan menjadi
komoditas politik dan ekonomi.
Melihat
kasus ini, pemerintah tengah berusaha cukup keras untuk mencegah penyebaran
virus yang meluas. Jumlah korban yang terinfeksi semakin hari pun semakin
bertambah, dan beberapa diantaranya telah meninggal dunia. Pemerintah saat ini
terus memberikan arahan-arahan terhadap masyarakat nya untuk menghindari area
keramaian supaya mengurangi jumlah kenaikan korban yang tertular virus ini. Kemudian
dari sisi masyarakat sendiri, mendengar adanya kemunculan virus corona secara
tidak terduga membuat mereka memiliki reaksi tersendiri akan adanya keberadaan
virus ini. Sebagian besar masyarakat melihat virus ini seakan menjadi sebuah
ancaman yang cukup serius, dan sebagian kecil menganggap kemunculan virus
corona sebagai sesuatu yang tidak menakutkan. Diawal kemunculan virus ini,
sangat sedikit sekali orang yang memiliki rasa kepedulian terhadap korban
terinfeksi. Di saat mereka tengah berjuang untuk bertahan melawan virus
tersebut, beberapa berita hoaks kemudian bermunculan dengan memberikan
justifikasi terhadap korban yang terinfeksi. Masyarakat kemudian banyak
memberikan respon-respon yang negatif terhadap apa yang terjadi pada mereka.
Kemudian,
kepanikan yang terjadi dimasyarakat menyebabkan mereka seketika bertindak lebay. Masyarakat yang tidak ingin
mengalami wabah tersebut mencoba berbagai cara untuk tidak terinfeksi. Hal yang
paling menjengkelkan adalah adanya pemberitaan penolakan pemakaman jenazah,
penolakan karantina PMI (Pekerja Migran Indonesia) diberbagai tempat, dan lain
sebagainya. Tentu hal itu adalah tindakan berlebihan yang dilakukan oleh oknum
masyarakat. Mari hilangkan pertikaian, politisasi, dan saling nyinyir. Perang
melawan virus corona adalah arena perjuangan kemanusiaan, bukan arena politik
maupun ekonomi. Kita kecam oknum dari unsur mana pun yang menjadikan bencana
Covid-19 sebagai komoditas politik maupun komoditas ekonomi, seperti yang
dilakukan oleh oknum yang tidak memiliki empati kemanusiaan dengan memanfaatkan
kepanikan masyarakat.
Mari
belajar dari China dan Italia dalam perang melawan Covid-19. Ketika dihantam
badai Covid-19, masyarakat China saling menguatkan patuh pada instruksi pihak
otoritas. Dan, setelah berhasil melokalisasi virus corona, masyarakat China
khususnya Wuhan memberi penghormatan yang tulus kepada tenaga medis, petugas
keamanan dan para relawan yang telah berjuang bersama dalam melawan virus
corona. Mereka memberikan bermacam-macam hadiah dengan tulus. Begitu juga
seperti Italia. Masyarakat Italia berusaha saling menguatkan dengan
pemerintahnya sekaligus memberikan pesan pada dunia bahwa "Kami bersama pemerintah
melawan virus corona". Kita harus memandang virus ini sebagai musuh
bersama yang harus dihadapi bersama-sama. Saat ini tidak perlu saling hujat
karena hal tersebut tidak ada manfaatnya dan hanya buang energi, imunitas tubuh
pun berkurang. Saat ini adalah momentum kita sebagai warga negara yang memiliki
kemampuan kesehatan fisik, pengetahuan, dan keterampilan untuk menjadi relawan
kemanusiaan. Ini merupakan wujud aksi bela negara, minimal di lingkungannya
masing-masing. Marilah bersatu-padu bersama pemerintah untuk saling memberikan
semangat dan membantu memutus mata rantai penyebaran virus, khususnya pada
kelompok rentan, seperti lansia, balita, wanita hamil, dan penderita penyakit
bawaan. Kita harus percaya bahwa bencana Covid-19 akan mudah diatasi jika kita
memiliki rasa empati, kesadaran, jiwa gotong royong dalam kebersamaan, saling memberi
dukungan dan mau bergerak secara kolaboratif dengan pihak-pihak terkait. Dengan
hal tersebut, kita menjadi teladan bagi orang lain untuk melakukan hal positif.
Sumber:
https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/27/194523965/saling-menguatkan-menghadapi-covid-19?page=all

Tidak ada komentar:
Posting Komentar