Selasa, 07 April 2020

REVIEW ARTIKEL PRAKTIK PENGANGGARAN DALAM INDUSTRI PERHOTELAN TURKI


LATAR BELAKANG :
Anggaran  yang  diterapkan  oleh  beberapa  perhotelan di Turki  adalah  anggaran tradisional, meskipun  sampai saat ini masih menjadi perdebatan tentang penggunaan anggaran tradisional. Para pendukung anggaran tradisional menyatakan bahwa harus terus digunakan, sedangkan di pihak lain mengklaim bahwa hal itu harus dihilangkan sama sekali, atau ditransformasikan ke pendekatan penganggaran baru seperti penganggaran yang lebih baik dan di luar pendekatan penganggaran. Pentingnya penganggaran sebagai proses mengalokasikan sumber daya keuangan organisasi ke unit, aktivitas, dan investasinya dapat mengoordinasikan anggaran sebagai ekspresi kuantitatif dari rencana tindakan. Meskipun, penganggaran telah menjadi salah satu subjek yang sering dipelajari oleh akademisi karena pentingnya bagi praktisi, menurut pendapat penulis, perlu diselidiki lebih luas tentang akuntansi manajemen, terutama pada penganggaran dan perkiraan di industri perhotelan. Selain itu kurangnya penelitian yang berhubungan dengan anggaran dalam industri perhotelan di negara-negara berkembang. Oleh karena itu perlu dilakukan tinjauan kembali tentang  model  anggaran  yang  lebih komprehensif tentang penganggaran dalam hotel-hotel di Turki. 

HASIL :
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa memiliki komite anggaran dan manual anggaran umum untuk hotel Turki. Mereka yang tidak memiliki manual anggaran dan komite disarankan untuk memilikinya, karena ini sangat penting untuk perencanaan dan pelaksanaan proses penganggaran secara efektif. Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa perbedaan persiapan anggaran hotel-hotel Inggris dengan Turki. Perbedaan ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti ukuran hotel, kompleksitas operasi, ketidakpastian, koordinasi dan komunikasi antar departemen, dan sebagainya serta penggunaan pendekatan antara top-down, bottom-up, dan kombinasi tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan, oleh karena itu, kita dapat menyimpulkan bahwa hotel-hotel Turki menghargai pendekatan partisipatif dalam perencanaan anggaran. Dari temuan ini, kita dapat mengatakan bahwa manajer hotel mengejar tujuan keuangan terutama dari penganggaran daripada perencanaan, koordinasi, komunikasi, evaluasi kinerja, atau motivasi juga menemukan bahwa alasan paling penting dari industri klub dan industri perhotelan untuk menyiapkan anggaran operasional adalah untuk tujuan pengendalian. Secara keseluruhan, temuan ini menyiratkan bahwa hotel-hotel Turki menerapkan praktik penganggaran yang sejajar dengan implementasi hotel di negara-negara maju dalam banyak aspek. Namun, mereka perlu meningkatkan proses penganggaran dalam beberapa aspek.

KEKURANGAN :
Pada penelitian ini telah memberikan informasi yang luas dari aspek penganggaran. Namun ada beberapa hal yang menurut saya masih kurang dalam penelitian ini yaitu kurangnya penjelasan terkait dengan pertentangan antara penggunaan penganggaran tradisional dengan penggunaan penganggaran yang dikatakan lebih efektif. Selain itu data yang ditampilkan tidak general keseluruhan hotel sehingga generalisasi dalam penelitian ini masih kurang. Dan yang terakhir adalah kurangnya informasi terkait dengan praktik penganggaran hotel berbintang rendah padahal itu menjadi topic yang diangkat dalam judul.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengajar Mahasiswa S1 Kebidanan

I explain about website and the use of website as personal branding doc. Andika Pradnyana (2025)